Hari ini aku menua,
Bersyukur masih bisa membuka mata.
Kucoba menyingkap jendela waktu,
Melihat diri di masa lalu.
Teringat pada teman yang pernah ada.
Kini entah ada di mana.
Mungkin disibukkan oleh kerja dan cerita,
Atau karena hidup telah menuntun mereka pada keluarga.
Semakin tua, aku semakin menyadari.
Teman adalah mereka yang tak pernah pergi.
Karena teman sesungguhnya harus saling mengerti.
Meski jarak dan waktu mencoba membatasi.
Dulu ku berlari, mengejar bayangan.
Aku pikir ini tentang bertahan.
Tapi aku selalu dikecewakan.
Hingga kutemukan keberanian untuk melepaskan.
Di perjalanan panjang itu.
Aku hanya ditemani sunyi yang membisu.
Masa depan terasa kelabu,
Harapan pun enggan menemu.
Suatu waktu yang tak terduga,
Pertemuan yang awalnya tak disangka.
Obrolan ringan mengalir deras.
Hingga rasa hadir tanpa batas.
Aku sekarang berjalan tak lagi sendiri.
Bersama yang ingin menemani.
Meski tidak bertemu di awal cerita.
Semoga kita bisa berjalan sampai akhir bersama.
- Jember, 15 Agustus 2025
- Awan