Menceritakan seperempat abad yang sudah dilalui.
Meskipun ceritanya tak seperti drama di televisi.
Tapi bagiku ini semua berarti.
Hari ini tahun berulang.
Tanda kehidupanku pun berkurang.
Aku masih belum menjadi orang.
Namun masih diberi kesempatan untuk berkembang.
Tahun berulang.
Arah tujuan masih bimbang.
Sudah banyak sekali kesalahan yang tak terhitung.
Semuanya ku lakukan tanpa berpikir matang.
Memang semua itu salah.
Kebanyakan aku mengikuti amarah.
Terkadang aku kehilangan arah.
Tapi semua orang berhak berubah.
Pahit manis kehidupan sudah banyak aku dapati.
Memang betul dunia tak abadi.
Tapi terus berusaha sepenuh hati.
Supaya semuanya menjadi berarti.
- Tasikmalaya, 15 Agustus 2020
- Awan
0 komentar:
Posting Komentar